Semua case study
systemDistribusiNusantara Logistik

Stock opname dari 4 hari jadi 3 jam

Distributor FMCG dengan tiga gudang dan lebih dari 2.000 SKU masih mengandalkan Excel. Selisih stok jadi masalah rutin tiap bulan.

Gudang distribusi Nusantara Logistik dengan pemindai barcode
  • −94%Waktu opname
  • 99,4%Akurasi stok
  • 0Kejadian stok habis

Bagaimana kami mengerjakannya.

Yang dikerjakan
Sistem GudangMigrasi DataPelatihan

Tantangan

Tiap akhir bulan tim gudang berhenti beroperasi selama empat hari untuk stock opname manual. Selisih antara catatan Excel dan fisik gudang rata-rata mencapai 12%, memicu kerugian dan keterlambatan pengiriman ke pelanggan.

Pendekatan

Kami bangun sistem gudang custom dengan scan barcode, pencatatan mutasi otomatis, dan sinkronisasi realtime antar tiga lokasi. Data historis dari Excel dimigrasi dan dibersihkan lebih dulu, lalu tim gudang dilatih selama dua minggu pendampingan.

Hasil

Stock opname kini selesai dalam tiga jam dengan akurasi 99,4%. Peringatan stok minimum menghilangkan kejadian kehabisan barang, dan manajemen bisa melihat posisi stok seluruh gudang kapan saja.

Punya tantangan yang mirip?

Ceritakan kondisi sekarang. Kami audit dulu, lalu sebutkan apa yang paling layak dikerjakan duluan.